Iklan Header Bone Terkini

Pengunggah Status FB Minta Gempa di Bone Mengaku Dibajak

Andi Ady mengunggah permintaan maafnya atas status meminta gempa yang pernah ia unggah sebelumnya, Minggu 30 September 2018.


BONETERKINI.NET, BONE - Pasca viralnya postingan status Andi Ady di Facebook perihal doanya agar terjadi gempa di Bone beberapa hari lalu, akhirnya ia meminta maaf melalui akun Facebooknya dan mengaku dibajak oleh seseorang, Minggu 30 September 2018.

Dalam unggahan statusnya yang terbaru, Andi Ady beberapa kali meminta maaf dan mengutuk keras orang yang membajaknya.

"ASSALAMU ALAIKUM WR.WB.
Saya atas nama Andi Adhy meminta maaf kepada seluruh pengguna FB. Jika memang saya yang membuat status itu, saya rela kena azab dari Allah SWT. Saya cuman korban dari semua ini karena FB saya dibajak sama orang yang tidak suka sama saya. Jadi sekali lagi saya minta maaf kepada saudara dan saudari semua," Tulisnya.


Lanjut Andi Ady, "Saya berharap kepada kalian semua agar mau memafkan saya dengan baik karena itu semua bukan perbuatan saya. Jadi buat orang yang sudah membajak FB saya, terima kasih atas perbuatannya. Gara-gara kamu saya mendapat kata-kata yang tidak baik dari semua oran yang sudah melihat perbuatan keji kamu kepada saya. Mudah-mudahan Allah membalas perbuatan kamu kepada saya. Amiiiinnnnnnn..."

Permintaan maafnya ini pun justru mendapat tanggapan negatif dari netizen. Netizen menganggap jika pembajakan FB-nya merupakan sandiwara belaka.

"Kita setengah mati doakan saudara yang di Palu agar selamat semua, kamu malah doakan kampungmu sendiri yang kena gempa. Di mana otakmu saudara," tulis Ifah NuAmoorea Bone.

"Alasan dibajak. Cule lama mupake," tambah akun Ariez Capucino.


"Alasanji. Sudah berapa kalimi dibajak, kenapa tidak kau ubah memang sandinya?" tulis Samon Ente Samonte.

"Apa tong untungnya orang bajak FB-nya ini satu he?" Tulis akun Andi Sultan Syahram.

Kendati mendapat hujatan dari netizen, Andi Ady terus meminta maaf di beranda postingnya. Terbilang sudah 4 kali dirinya mengunggah ucapan permintaan maaf.

Admin
Loading...

Tidak ada komentar