Iklan Header Bone Terkini

Profil Farid, Siswa SMAN 3 Bone Peraih Beasiswa Unggulan Turkiye Burslari



Nama lengkap: Andi Muhammad Farid Fausan Bate
Nama panggilan: Farid
Tempat/Tanggal lahir: Watampone, 21 November 2000
Alamat: BTN Pepabri
Hobby: Membaca, main instagram & twitter, volunteering
Nama ibu: A. Nur Erny, S.Pd
Nama bapak: Drs. A. Mallanti, M.Si
Nama sekolah asal: SMA Negeri 3 Bone

1. Bagaimana perasaannya saat mendapat pemberitahuan menjadi Awardee Beasiswa di Turki?

Alhamdulillah, saya tentunya merasa sangat senang dan bersyukur karena telah berhasil terpilih sebagai awardee salah satu beasiswa paling prestisius di dunia, yakni Turkiye Burslari Scolarship, sebuah program beasiswa yang diberikan langsung oleh Pemerintah Republik Turki. Saya merasa bahwa ini adalah kebahagiaan dan kejutan luar biasa yang Allah hadiahkan kepada saya.

BACA JUGA: Hebat, Siswa SMAN 3 Bone Dapat Beasiswa Dari Pemerintah Turki

2. Kenapa pilih Turki? Padahal di Indonesia juga banyak universitas unggulan?

Turki adalah salah satu destinasi favorit pelajar internasional. Turki telah mengimplementasikan Bologna Process dalam sistem pendidikannya, yang berarti kualitas pendidikan di Turki sudah setara dengan kualitas pendidikan di negara-negara Eropa. Selain itu, Turki terletak di dua benua, yakni Asia dan Eropa, yang membuat Turki tentunya sangat kaya akan kebudayaan. Multikulturalisme ini menjadi daya tarik bagi saya yang senang mempelajari dan memahami kebudayaan baru.

Berbicara mengenai Perguruan Tinggi unggulan di Indonesia, Alhamdulillah, atas izin Allah, kemarin melalui Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri saya juga lulus dan diterima di  Universitas Padjadjaran, salah satu PTN terbaik di Indonesia. Saya diterima di Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

3. Siapa yang mengarahkan/membantu dalam mengurus permohonan Beasiswa?

Saya dibantu oleh banyak orang dalam proses pendaftaran beasiswa ini. Keluarga, pihak sekolah, dan utamanya kakak saya Andi Pajolloi Bate yang terus menerus memberikan dorongan dan motivasi kepada saya agar saya menyelesaikan proses pendaftaran ini dengan sungguh-sungguh. Selain itu, saya juga diberikan bimbingan oleh beberapa penerima beasiswa tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Lahir dari Orang Tua Buta Huruf Di Bone, Hamdan Juhannis Jadi Rektor UIN Alauddin Makassar

4. Berapa lama proses pengurusan hingga keluar pengumuman?


Proses pendaftaran dimulai pada bulan Januari hingga Februari. Wawancara pada akhir bulan Mei. Pengumuman final keluar pada akhir bulan Juli. Jadi kurng lebih 6 bulan lamanya.

5. Apa saja yang harus dipersiapkan sebelum mendaftar?

Dalam proses seleksi administrasi, kita harus mempersiapkan banyak berkas, seperti transkrip nilai, sertifikat dan piagam penghargaan, surat rekomendasi, dan esai. Setelah dipilih 200 orang dari 6 ribuan pendaftar, selanjutnya diadakan seleksi Wawancara yang diselenggarakan di kampus Universitas Indonesia.

6. Apa saran dan masukan bagi teman-teman yang juga punya niat untuk kuliah di luar negeri?

Perkaya diri dengan informasi. Gunakan perangkat yang sedang dipegang sekarng dengan sebaik-baiknya. Terus latih kemampuan bahasa Inggris. Belajar dengan baik. Tekuni dan fokus pada bidang yang ingin didalami. Perkuat portofolio dengan masuk dan aktif organisasi, ikut lomba, konferensi, ataupun seminar. Dan yang terakhir, perkuat doa serta minta restu kedua orangtua.

BACA JUGA: 5 Fakta Penampakan Pocong Google Maps di Kedungwaru Kidul Demak

7. Kapan berangkat ke Turki? Apa-apa saja persiapannya sebelum berangkat?

Jika insya Allah nantinya saya memilih Turki, saya akan berangkat sekitar bulan September / Oktober. Kalau persiapan administrasi tentunya seperti visa, ijazah, transkrip, dan berbagai kelengkapan berkas lainnya. Kelengkapan berkas ini juga nantinya membutuhkan validasi dari pihak Kemenkumham, Kemenlu, dan Kedutaan Besar Republik Turki di Indonesia. Sementara untuk persiapan diri, yang harus dipersiapkan terutama adalah mental.
Loading...