Iklan Header Bone Terkini

Viral Video Tak Terpuji, 5 Siswi SMA di Bone Dikeluarkan dari Sekolah

Viral Video Tak Terpuji, 5 Siswi SMA di Bone Dikeluarkan dari Sekolah


BONE TERKINI, BONE -  Masyarakat Bone dibuat heboh dengan beredarnya video beberapa pelajar SMA yang menunjukkan perilaku tidak terpuji.

Video tersebut ramai jadi perbincangan di jejaring sosial Facebook dan Instagram, Selasa  3 September 2019.

Dalam video berdurasi kurang dari setengah menit itu, tampak beberapa pelajar yang sedang berkumpul dengan masih mengenakan pakaian sekolah.

BACA JUGA: Viral! Video Tidak Terpuji Pelajar di Bone Tersebar di Jejaring Sosial

Video tersebut memperlihatkan beberapa pelajar mengacungkan jari tengah, kemudian berlanjut ke membentuk posisi jari yang tidak sepatutnya dilakukan karena dianggap tidak senonoh.

Tidak hanya itu, beberapa pelajar bahkan dengan santainya terdengar mengucapkan kata-kata jorok. Seperti menyebut kelamin laki-laki.

Akibat dari ulahnya itu, sebanyak 5 siswi yang berada dalam video tersebut ditindak keras oleh pihak sekolah. Tidak tanggung-tanggung, mereka langsung dikelurakan oleh pihak sekolah.

Salah seorang guru, kepada Bone Terkini membenarkan perihal hukuman tersebut. Ia mengatakan kelima siswi viral tersebut dikeluarkan karena dianggap sudah kelewatan.

BACA JUGA: Viral! Pria Ini Menangis, 6 Tahun Pacaran Tapi Ditinggal Nikah Pacar

"Pelaku pembuat video sudah mengakui kesalahannya, kemudian dari pihak sekolah sudah mendatangkan orang tua murid dan akan menindak tegasi (dikeluarkan, Red),  hal semacam ini tidak bisa dibiarkan,

Namun dirinya meminta kepada masyarakat agar video tersebut tidak disebar lagi. Sebab akan berpengaruh pada psikologi mereka.

"Di sisi lain, kami memperhatikan juga sisi psikologisnya siswa, karena mereka akan terganggu jiwanya. Seharusnya cukup sudah, saatnya untuk merehabilitasi mereka, sebagai manusia kita kadang khilaf, jadi sesama manusia tujuan kita ingin memanusiakan, ingin membuat sesesama kita lebih baik lagi, bukan malah semakin membuat mereka terpuruk." Harapnya.

Loading...